02 Desember 2008
Secangkir Kopi Pahit
Penantian cukup panjang untuk kembali berkumpul, bertukar pikiran, bercanda, membaur rasa, sekian lama sudah melewati kehidupan jauh darinya. Kotaku berbeda hari itu, hatiku lebih membuncah penuh harap, kerinduan buat Kakak, Guru dan Sahabat. Tidak seminggu atau sehari, hanya secangkir kopi pahit yang berarti pagi itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar